Chord Gitar Zona Nyaman

 

Chord Zona Nyaman 

Chord Gitar Zona Nyaman

Intro : C F C F

C
Pagi ke pagi
F C
ku terjebak di dalam ambisi..
C
seperti orang-orang
F D
berdasi yang gila materi ii..
F G
rasa bosan
C A
membukakan jalan mencari peran
F G C C7
keluarlah dari.. zona nyaman..

Reff I:
F G
Sembilu yang dulu
C A
biarlah berlalu
F G
bekerja bersama hati
C C7
kita ini insan bukan seekor sapi
F G
Sembilu yang dulu
C A
biarlah membiru
F G
berkarya bersama hati..

Int. : C ..F ..C ..F ..

C
Waktu ke waktu
F C
perlahan ku rakit egoku..
C
merangkul orang-orang
F D
yang mulai sejiwa denganku uu..
F G
Ke-B..M-man
C A
membukakan jalan mencari teman
F G C C7
bergeraklah dari..zona nyaman..

Reff II:
F G
Sembilu yang dulu
C A
biarlah berlalu
F G
bekerja bersama hati
C C7
kita ini insan bukan seekor sapi
F G
Sembilu yang dulu
C A
biarlah membiru
F G C
berkarya bersama hati..

Interlude
Am
Diam..dan mati
G
milik dia yang tak bisa
D
berdiri..berdiri..
Am
diam..dan mati
G
milik dia yang tak bisa
D
berdiri..berdiri di kakinya sendiri

Reff III:
F G
Sembilu yang dulu
C A
biarlah berlalu
F G
bekerja bersama hati
C C7
kita ini insan bukan seekor sapi
F G
Sembilu yang dulu
C A
biarlah membiru
F G
berkarya bersama hati..
C C7
kita ini insan bukan

Lirik Zona Nyaman 

Pagi ke pagi
Ku terjebak di dalam ambisi
Seperti orang – orang berdasi
Yang gila materi rasa bosan
Membukakan jalan mencari peran
Keluarlah dari zona nyaman
Sembilu yang dulu
Biarlah berlalu
Bekerja bersama hati
Kita ini insan
Bukan seekor sapi
Sembilu yang dulu
Biarlah membiru
Berkarya bersama hati
Waktu ke waktu
Perlahan kurakit egoku
Merangkul orang – orang
Yang mulai sejiwa denganku
Ke – BM – an
Membuka jalan
Mencari teman
Bergeraklah dari zona nyaman
Sembilu yang dulu
Biarlah berlalu
Bekerja bersama hati
Kita ini insan
Bukan seekor sapi
Sembilu yang dulu
Biarlah membiru
Berkarya bersama hati
Diam dan mati milik dia
Yang tak bisa berdiri
Berdiri
Diam dan mati….
 

Arti Lagu Zona Nyaman

Sebagai seorang penikmat kopi, tidak afdol rasanya kalau saya tidak menyaksikan Film Filosofi Kopi. Film yang dibintangi oleh Chico Jerico dan Rio Dewanto itu begitu mengena di benak saya. Baik yang Filosofi Kopi 1 maupun Filosofi Kopi the Series sama bagusnya. Hingga akhirnya beberapa bulan yang lalu muncul berita bahwa  Filosofi Kopi akan tayang season 2 nya.

Saya cari di youtube, ternyata memang benar. Dua bulan yang lalu trailer film ini sudah bisa dilihat di youtube. Yang membekas di benak saya bukanlah trailer itu sendiri yang membuat penasaran bagaimana filmnya, melainkan salah satu soundtracknya. Akhirnya saya putuskan untuk googling lagu apa saja yang menjadi soundtrack film tersebut. Dan akhirnya ketemu juga judul lagu yang saya cari. Zona Nyaman- Foutwnty.

Ya, lagu Zona Nyaman itu merupakan lagu pembuka di album kedua Fourtwnty yang berjudul “jangan minta nambah”. Mungkin kamu masih asing dengan Fourtwnty. Namun ketika kamu mendengar lagu Zona Nyaman, dijamin akan langsung suka dengan grup musik yang beranggotakan Ari Lesmana, Nuwi, dan Roots itu.

Biar gak penasaran, nih lirik lagunya

Pagi ke pagi
ku terjebak di dalam ambisi
seperti orang – orang berdasi
yang gila materi
rasa bosan
membukakan jalan mencari peran
keluarlah dari zona nyaman

sembilu yang dulu
biarlah berlalu
bekerja bersama hati
kita ini insan
bukan seekor sapi
sembilu yang dulu
biarlah membiru
berkarya bersama hati

 

waktu ke waktu
perlahan kurakit egoku
merangkul orang – orang
yang mulai sejiwa denganku
ke – BM – an
membuka jalan mencari teman
bergeraklah dari zona nyaman

diam dan mati milik dia
yang tak bisa berdiri
diam dan mati milik dia
yang tak bisa berdiri
berdiri dikakinya sendiri

sembilu yang dulu
biarlah membiru
berkarya bersama hati
kita ini insan
bukan seekor sapi
tanamkan pesanku
agar tak keliru
bekerja bersama hati

Nah dari liriknya saja sudah terbayang kan maksud dan tujuan dari lagu ini. Lagu ini seolah mengajak kita untuk keluar dari zona nyaman. Khususnya bagi kita yang bekerja di bidang yang sebetulnya tidak sesuai dengan passion yang dimiliki. Keterbatasan lapangan pekerjaan ditambah tuntutan kebutuhan serta dorongan orang tua akhirnya memaksa kita untuk menjalani kehidupan dengan pekerjaan yang sebenarnya tidak kita inginkan.

Ungkapan dari Buya Hamka tersebut mengandung arti yang kurang lebih sama dengan lirik “kita ini insan bukan seekor sapi”. Meskipun kita sanggup menyelesaikan pekerjaan yang ada, hasilnya tetaplah tidak akan semaksimal saat kita mengerjakannya dengan hati (karena sesuai passion). Untuk itulah perlu kita renungkan, apakah selama ini kita sudah bekerja dengan hati apa belum. Kalau belum maka segeralah beranikan diri untuk berubah, sebab bagaimanapun juga bekerja dengan hati dan sesuai dengan passion yang dimiliki akan lebih mendekatkan kita kepada kesuksesan